Heboh di Selandia Baru, Mahasiswa Meninggal di Asrama tapi Baru Diketahui 2 Bulan Kemudian
WELLINGTON, iNews.id - Publik Selandia Baru digemparkan dengan kasus meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Canterbury, Christchurch. Pasalnya tak ada yang mengetahui kematian pria yang tak disebutkan identitasnya itu sampai 2 bulan setelah kejadian.
Jasadnya ditemukan polisi pada awal pekan ini di kamar asrama setelah ada laporan dari penghuni lain mengenai bau menyengat dari arah kamar korban. Dari pemeriksaan di tempat kejadian diketahui korban sudah meninggal selama 2 bulan.
Kasus ini mengejutkan Negeri Kiwi itu dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bisa seseorang meninggal dan tidak ada yang mengetahui, bahkan teman asrama dan keluarganya.
Campus Living Villages (CLV), perusahaan Australia yang mengelola asrama Universitas Canterbury, mengatakan, keluarga korban berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
"Jika ada sesuatu yang perlu diubah dalam cara kami memberikan pelayanan, saya jamin perusahaan akan melakukannya," kata John Schroder, direktur pengelola CLV, dikutip dari Reuters, Kamis (26/9/2019).