Infrastruktur Energi Diserang Habis-habisan, Ukraina Perlu Lebih Banyak Generator untuk Melewati Musim Dingin
“Yang sudah kami lihat, (ada) kerusakan sekitar sembilan fasilitas pembangkit. Sekarang kami masih verifikasi kerusakannya,” ujar Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko, dalam siaran televisi nasional setempat.
Serangan kali ini adalah yang terbaru dari serangkaian gelombang besar serangan rudal Rusia sejak Oktober lalu yang menghantam infrastruktur kritis Ukraina.
Uni Eropa Sepakati Paket Sanksi Baru untuk Rusia dan Bantuan 18 Miliar Euro untuk Ukraina
Di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, serangan Moskow dilaporkan telah menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas energi setempat. Penduduk di kota itu pun terancam mati beku pada musim dingin ini akibat tidak adanya arus listrik untuk menyalakan alat pemanas.
Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina, Yuriy Ihnat mengatakan, Rusia menembakkan lebih dari 60 rudal pada jam sibuk di pagi hari. Militer Moskow juga mencoba mengalihkan perhatian sistem pertahanan udara Ukraina dengan menerbangkan pesawat tempur di dekat negara itu.
Ngeri! Rusia Bersiap untuk Perang yang Panjang di Ukraina
“Mereka ingin menghancurkan kami, dan menjadikan kami budak. Tapi kami tidak akan menyerah. Kami akan bertahan,” kata salah seorang warga, Lidiya Vasilieva (53) saat menuju tempat berlindung di stasiun kereta api Kiev.
Editor: Umaya Khusniah