Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Bantah Rudal Iran Hantam Kapal Induk Abraham Lincoln: Mendekat Saja Tidak
Advertisement . Scroll to see content

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Senin, 02 Maret 2026 - 16:20:00 WIB
Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengizinkan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam operasi defensif menghancurkan situs rudal Iran. (Screenshot video BBC)
Advertisement . Scroll to see content

Serangan militer AS dan Israel terhadap Iran dimulai Sabtu dini hari. Trump bahkan mendorong rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka. Teheran membalas dengan menyerang aset-aset AS serta negara-negara di kawasan yang menampung kehadiran militer Amerika, termasuk Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak.

Starmer menegaskan pesawat Inggris telah diterbangkan di langit Timur Tengah sebagai bagian dari operasi pertahanan untuk melindungi sekutu dan warga Inggris, namun tidak terlibat dalam serangan ke Iran. Pada Minggu, dia mengatakan pesawat Inggris berhasil mencegat sejumlah serangan Iran.

"Mitra kami di Teluk meminta kami berbuat lebih banyak untuk membela mereka. Tugas saya melindungi nyawa warga Inggris," ujarnya.

Starmer mengungkapkan sedikitnya 200.000 warga Inggris berada di kawasan tersebut, baik yang tinggal menetap, berlibur, maupun transit. Pemerintah Inggris telah meminta warga negaranya di Bahrain, Israel, Kuwait, wilayah Palestina, Qatar, dan Uni Emirat Arab mendaftarkan keberadaan mereka untuk mendapatkan pembatuan informasi.

Menurut Starmer, serangan Iran telah menghantam bandara dan hotel tempat warga Inggris menginap. Pada Sabtu, sebuah pangkalan militer di Bahrain yang hampir mengenai personel Inggris juga menjadi sasaran.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut