Intelijen AS Ungkap Israel Gunakan Kapal Selam Serang Armada Global Sumud Flotilla
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyebut para aktivis itu sebagai “teroris yang menyamar sebagai relawan kemanusiaan”, pernyataan yang langsung memicu kecaman keras dari dunia internasional.
Banyak pihak menilai penggunaan drone dan kapal selam terhadap misi sipil merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran hukum internasional. Serangan di perairan Tunisia juga dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan negara lain.
Sementara itu, Netanyahu belum menanggapi tudingan bahwa dia memerintahkan langsung operasi bawah laut tersebut.
Namun bagi dunia internasional, operasi rahasia ini mempertegas bahwa Israel tidak segan menggunakan kekuatan militer penuh terhadap inisiatif kemanusiaan, bahkan di luar batas yurisdiksi negaranya.
Editor: Anton Suhartono