Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Michael Dell Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia untuk Pertama Kali, Ungguli Larry Page
Advertisement . Scroll to see content

IPO Kilang Minyak Terbesar Afrika, Kekayaan Aliko Dangote Berpotensi Tembus Rp1.000 Triliun

Selasa, 15 September 2026 - 04:17:00 WIB
IPO Kilang Minyak Terbesar Afrika, Kekayaan Aliko Dangote Berpotensi Tembus Rp1.000 Triliun
Kekayaan Aliko Dangote berpotensi meningkat menjadi 58,2 miliar dolar AS atau setara Rp1.027 triliun usai IPO perusahaan kilang minyak miliknya. (Foto: Dok. Dangote Cement)
Advertisement . Scroll to see content

Kilang Minyak Terbesar

IPO ini menjadi bagian dari rencana Dangote membangun kerajaan bisnis berskala Afrika. Dia berencana menggandakan kapasitas kilang minyaknya di Nigeria yang saat ini mencapai 700.000 barel per hari.

Kilang tersebut dibangun dengan investasi sekitar 19 miliar dolar AS selama lebih dari satu dekade. Fasilitas yang berada di dekat Lagos itu dirancang sebagai kilang dengan satu rangkaian pengolahan terbesar di dunia.

Pembangunan kilang bukan perkara mudah. Sebelum konstruksi dimulai, kawasan rawa yang luasnya hampir setengah Manhattan harus distabilkan. Perusahaan juga membangun jalan, pelabuhan, serta dermaga untuk mendatangkan berbagai peralatan, termasuk lebih dari 300 crane.

Kilang Dangote mencapai kapasitas penuh pada tahun ini. Kehadiran fasilitas tersebut membantu Nigeria menghadapi gangguan pasokan yang terjadi di sejumlah negara akibat perang di Iran, sekaligus menjadikan negara dengan populasi terbesar di Afrika itu sebagai eksportir bahan bakar olahan bersih untuk pertama kalinya.

"Kita sebagai warga Nigeria dan Afrika harus berani dan memimpin perubahan untuk mengembangkan ekonomi kita," kata Dangote dalam seremoni penandatanganan IPO di Lagos.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut