Iran Akhirnya Umumkan Tak Lagi Batasi Pengayaan Uranium, Siap Kembangkan Nuklir untuk Gempur AS

Nathania Riris Michico · Senin, 06 Januari 2020 - 08:11:00 WIB
Iran Akhirnya Umumkan Tak Lagi Batasi Pengayaan Uranium, Siap Kembangkan Nuklir untuk Gempur AS
Ilustrasi bendera Iran. (FOTO: AFP/Getty Images)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengumumkan kembali melanggar komitmennya terkait perjanjian nuklir internasional 2015. Di tengah kemarahan atas pembunuhan Amerika Serikat (AS) terhadap seorang komandan tinggi mereka, Iran menyatakan tak akan mematuhi batas jumlah pengayaan uranium yang diatur dalam perjanjian nuklir 2015.

Pengumuman itu merupakan sinyal lain dari dampak tewasnya Mayor Jenderal Qasem Soleimani di Baghdad pada Jumat (3/1/2020) dalam serangan drone yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Perjanjian nuklir Iran 2015 dengan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB -Inggris, China, Prancis, Rusia, dan AS serta Jerman saat ini dalam kondisi 'gantung' setelah AS menarik diri secara sepihak pada Mei 2018.

BACA JUGA:

Iran Klaim Sudah Lampaui Batas Pengayaan Uranium

Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium hingga 4 Kali Lipat

Negara-negara Eropa mendorong pembicaraan dengan Iran untuk menyelamatkan kesepakatan itu, dengan mengundang Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif ke Brussels untuk mengadakan pembicaraan. Namun tampaknya prospek kemajuan tak akan terjadi.

"Program nuklir Iran tidak lagi menghadapi batasan dalam bidang operasional," demikian pernyataan itu, seperti dilaporkan AFP, Senin (6/1/2020).

BACA JUGA:

Trump Peringatkan Iran agar Hati-hati soal Pengayaan Uranium

Iran Langgar Batas Pengayaan Uranium, Trump: Mereka Bermain dengan Api!

Dalam penyataan ini disebutkan, mencakup ke kapasitas Iran memperkaya uranium, tingkat pengayaan yang dilakukan, jumlah uranium yang diperkaya, hingga penelitian dan pengembangan lainnya.

"Sampai sekarang program nuklir Iran akan terus semata-mata didasarkan pada kebutuhan teknisnya," kata pernyataan itu, menegaskan.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda