Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York
Advertisement . Scroll to see content

Iran Pastikan Hentikan Pengayaan Uranium akibat Serangan AS

Selasa, 22 Juli 2025 - 07:34:00 WIB
Iran Pastikan Hentikan Pengayaan Uranium akibat Serangan AS
Iran memastikan aktivitas pengayaan uraniumnya terhenti akibat serangan militer AS pada 22 Juni (Foto: Maxar via AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran memastikan aktivitas pengayaan uraniumnya terhenti akibat kerusakan di fasilitas nuklir dampak dari serangan militer Amerika Serikat (AS) pada 22 Juni lalu. Meski demikian Iran menegaskan tak akan menghentikan program nuklirnya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan tingkat kerusakan di beberapa fasilitas nuklirnya serius dan parah.

"Pengayaan uranium sekarang dihentikan karena kerusakan serius dan parah, tapi jelas kami tidak bisa menghentikan pengayaan," kata Araghchi, kepada Fox News, dikutip Selasa (22/7/2025).

Dia menjelaskan alasan utama Iran ngotot melanjutkan program nuklir meski risikonya adalah sanksi dan mungkin serangan lanjutan.

Menurut Araghchi, teknologi nuklir yang dikembangkan secara mandiri merupakan pencapaian luar biasa bagi Iran. 

"Para ilmuwan kami sendiri, dan sekarang, lebih dari itu, ini adalah masalah kebanggaan nasional," ujarnya.

Stok uranium Iran yang diperkaya hingga 60 persen diperkirakan mencapai 400 kg. Sementara uranium tingkat senjata membutuhkan pengayaan sekitar 90 persen. 

Menurut pejabat AS dan Israel, uranium itu berada di tiga lokasi fasilitas nuklir yang rusak, dan belum bisa diakses hingga saat ini. 

Juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, sebelumnya mengatakan, negaranya bisa menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) dan mulai memperkaya uranium di atas 60 persen jika tekanan sanksi berlanjut.

Sementara itu Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan, Iran tidak melihat adanya masalah untuk melanjutkan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.

Iran tetap akan melanjutkan perundingan nuklir, namun tanpa melibatkan AS. Rencananya pertemuan tingkat wail menteri luar negeri antara Iran dengan tiga negara Eropa, yakni Inggris, Prancis, dan Jerman akan digelar Jumat pekan ini di Istanbul, Turki. 

Iran memutuskan kembali ke meja perundingan stelah ketiga negara Eropa itu (E3) mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada jika enggan kembali ke meja perundingan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut