Iran: Perang Tak Akan Berakhir Sesuai Keinginan Trump
Dia menyebut rekam jejak Trump yang dinilai kerap mengingkari kesepakatan menjadi salah satu alasan Iran tidak bisa mengendurkan kewaspadaan.
Pernyataan tersebut muncul ketika konflik AS-Israel melawan Iran yang pecah sejak 28 Februari 2026 belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Meski kedua pihak pernah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada 17 Juni, ketegangan masih berlangsung, terutama menyangkut keamanan kawasan dan navigasi di Selat Hormuz.
Pemimpin Tertinggi Iran Ikut Ancam AS dan Israel
Peringatan Akraminia bukan satu-satunya ancaman yang disampaikan Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga mengeluarkan peringatan keras kepada AS dan Israel jika kembali melancarkan serangan.
Financial Times melaporkan pada Sabtu (31/10/2026), Mojtaba memperingatkan bahwa setiap serangan baru akan dibalas Iran tanpa batasan geografis.
Dia bahkan meminta agar basis data target Iran mencakup aset keuangan dan kepentingan lain milik AS serta Israel.