Janji Putra Mahkota Saudi, Pelaku Pembunuhan Khashoggi Akan Dihukum
Putra Mahkota Saudi ini mengatakan, banyak orang yang menggunakan pembunuhan itu untuk memecah hubungan Turki dan Saudi. Namun dia menegaskan kasus pembunuhan Khashoggi tak akan memecah hubungan kedua negara.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Khasoggi, pengkritik rezim Saudi, merupakan korban "pembunuhan politik" yang direncanakan dengan hati-hati oleh perwira intelijen Saudi dan pejabat lainnya.
Pihak Saudi berusaha menggambarkan forum tetap berjalan seperti biasa, namun Menteri Energi KHalid Al Falih mengakui bahwa terjadi "krisis" terkait pembunuhan Khasoggi.
Putra mahkota Saudi dan ayahnya, Raja Salman, bertemu dengan anggota keluarga Khasoggi Selasa (23/10).
Saat ini, Mohammed bin Salman (33) dianggap sebagai penguasa de fakto negara eksportir minyak terbesar dunia ini. Dia banyak dipuji karena melakukan reformasi namun juga menghadapi kritikan berat karena penanganan terkait Yaman dan Qatar.
Sejumlah pihak banyak menyerukan dia mundur menyusul kasus Khasoggi. Pejabat Truki menuduhnya terlibat dalam pembunuhan itu.
Editor: Nathania Riris Michico