Pangeran Saudi MBS Telepon Langsung Trump, Minta Batalkan Serangan ke Iran
WASHINGTON, iNews.id - Rencana serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran pada pertengahan Januari batal bukan hanya karena pertimbangan militer Israel, tapi juga intervensi langsung Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Media AS mengungkap, MBS secara khusus menelepon Presiden Donald Trump dan meminta agar serangan tersebut dibatalkan.
Menurut laporan portal berita Axios, mengutip beberapa sumber pejabat AS, MBS menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak luas serangan AS terhadap stabilitas dan keamanan kawasan Timur Tengah.
Pangeran Saudi menilai, gempuran militer ke Iran berisiko memicu eskalasi konflik regional yang sulit dikendalikan dan justru merugikan negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk.
Permintaan MBS itu muncul di tengah rencana AS melancarkan serangan ke Iran sebagai respons atas demonstrasi rusuh di negara tersebut yang menelan ribuan korban jiwa. Serangan itu sebenarnya telah dipersiapkan untuk dilaksanakan pekan lalu, namun dibatalkan oleh Trump.