Jepang Akan Buang Air Limbah Radioaktif Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ke Laut
Dia tak menyebutkan detail rencana pembuangan limbah itu serta kapan akan dimulainya.
Keputusan itu terpaksa diambil karena ruang penyimpan air, termasuk air tanah dan hujan yang merembes ke fasilitas setiap hari, semakin menipis.
Operator pembangkit listrik, Tokyo Electric Power Company (TEPCO), menyebut ada sekitar 1,23 juta ton air limbah yang disimpan di tangki fasilitas tersebut.
Sebagian besar isotop radioaktif telah dihilangkan melalui proses filterisasi ekstensif, namun masih tersisa satu, yakni tritium, yang tidak dapat dihilangkan menggunakan teknologi yang ada saat ini.
Para ahli mengatakan, tritium bisa membahayakan manusia jika dosisnya sangat besar. Badan Energi Atom Internasional berpendapat air yang disaring dengan benar dapat dinetralisasi menggunakan air laut dan kemudian aman dibuang ke lautan.
Aktivis lingkungan, nelayan, serta petani, menentang keras rencana tersebut karena khawatir konsumen mereka akan menghindari makanan laut dan hasil bumi lainnya.
Bukan hanya itu, Korea Selatan, yang masih memberlakukan larangan impor makanan laut dari Fukushima, juga berulang kali menyuarakan keprihatinan tentang dampak lingkungan.
Editor: Anton Suhartono