Joe Biden Tunjuk Yahudi Kuba Jadi Menteri Keamanan Dalam Negeri AS

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 24 November 2020 - 07:56:00 WIB
Joe Biden Tunjuk Yahudi Kuba Jadi Menteri Keamanan Dalam Negeri AS
Alejandro Mayorkas. (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden terpilih AS, Joe Biden, menunjuk imigran Yahudi kelahiran Kuba, Alejandro Mayorkas, menjadi menteri keamanan dalam negeri. Langkah tersebut sekaligus mengisyaratkan antitesis dari kebijakan antiimigran Presiden AS Donald Trump.

Mayorkas adalah mantan jaksa federal yang tugasnya berfokus pada layanan imigrasi AS. Setelah meninggalkan jabatan itu, dia ditunjuk menjadi wakil menteri di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) pada era pemerintahan Presiden Barack Obama.

Saat menjabat wakil menteri DHS, Mayorkas bertugas mengawasi implementasi Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA), yakni program yang dimaksudkan untuk menawarkan kewarganegaraan bagi jutaan penduduk lama AS yang memasuki negara itu secara ilegal.

Di bawah pemerintahan Trump, program itu dihentikan dan digugat di pengadilan, sebagai bagian dari upaya keras Gedung Putih melawan imigran tidak berdokumen di AS.

Mayorkas akan menjadi imigran pertama yang memimpin birokrasi di DHS, yang misinya difokuskan pertama-tama untuk melindungi negara dari terorisme, serangan dunia maya, serta bencana alam. Dalam sebuah cuitan di Twitter, Mayorkas menyinggung soal sejarah keluarganya yang dulu berstatus pengungsi di AS.

Ibunya adalah seorang Yahudi Rumania yang melarikan diri ke Kuba. Sementara, ayahnya adalah Yahudi Kuba yang kemudian membawa keluarganya pindah ke Amerika Serikat pada 1960, sebelum ulang tahun pertama Mayorkas.

“Ketika saya masih sangat muda, Amerika Serikat menyediakan tempat perlindungan bagi keluarga saya dan saya,” cuitnya, dikutip AFP, Selasa (24/11/2020).

“Sekarang, saya telah dinominasikan untuk menjadi menteri DHS dan mengawasi perlindungan semua orang Amerika dan mereka yang melarikan diri dari penganiayaan untuk mencari kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2