Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk
Advertisement . Scroll to see content

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Senin, 12 Januari 2026 - 00:01:00 WIB
Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung militer tampaknya akan menang besar setelah mengamankan 88 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang diperebutkan pada pemilu tahap pertama.

Partai tersebut, yang dibentuk oleh militer pada tahun 2010 untuk berfungsi sebagai kendaraan politiknya, dipenuhi oleh pensiunan tentara.

“USDP berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan telak, yang hampir tidak mengejutkan mengingat sejauh mana kondisi politik telah diatur sedemikian rupa untuk menguntungkan mereka. Ini termasuk penyingkiran semua pesaing serius dan serangkaian undang-undang yang dirancang untuk membungkam oposisi terhadap pemilu,” ucap penasihat senior Myanmar untuk Crisis Group, Richard Horsey,

Putaran pemungutan suara terakhir akan berlangsung pada 25 Januari mendatang. Junta militer mengatakan bahwa pemilu ini akan membawa stabilitas politik ke Myanmar, yang menghadapi salah satu krisis kemanusiaan paling serius di Asia dengan ribuan orang tewas dalam konflik dan 3,6 juta orang mengungsi.

Namun, para analis memperingatkan bahwa upaya junta militer untuk membentuk pemerintahan yang stabil di tengah konflik yang berkecamuk penuh dengan risiko dan pemerintahan yang dikendalikan militer kemungkinan besar tidak akan mendapatkan pengakuan internasional yang luas.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut