Kasihan, Bocah Kulit Hitam Ini Diperlakukan Rasis oleh Karyawan Berkostum Kartun saat Karnaval
HARRISBURG, iNews.id - Anak kulit hitam di Pennsylvania diperlakuan rasis oleh empat karyawan Sea World Parks berpakaian karakter Sesame Street saat karnaval. Atas kejadian tersebut, ayah bocah menuntut penyelenggara secara hukum sebesar 20 juta Poundsterling atau sekitar Rp360 miliar.
Peristiwa ini bermula saat acara 'meet and greet' di taman Pennsylvania, Sabtu (18/6/2022) lalu. Dalam kegiatan itu, para karyawan mengenakan kostum Sesame Street berjoget di jalan. Sementara di pinggir jalan, banyak anak-anak dan orang dewasa menontonnya.
Sesekali para karyawan berkostum itu mendekati anak-anak di pinggir jalan sambil menyapa. Mereka juga terlibat interaksi ringan seperti saling melambai tangan, berpelukan atau tos dan berjabat tangan.
Namun saat Kennedi (5) juga ingin berinteraksi dengan para karakter itu, dia seperti diabaikan. Padahal, saat anak berkulit putih lain ingin berinteraksi, mereka meladeninya dengan senang.
10 Negara Paling Rasis di Dunia, Amerika yang Terparah?
Rekaman saat Kennedi diabaikan ini kemudian viral. Tampak setelah Kennedi diabaikan, dia menoleh belakang seperti bingung dan sedih.
Parahnya lagi, tak hanya satu karakter yang mengabaikan Kennedi. Terhitung total ada empat kartun yang melakukan sikap rasis tersebut, yakni Monster Telly, Ernie dan dua karakter lain.
Aksi Rasis di Jerman Makin Brutal, Pria Tak Dikenal Bakar Rambut Perempuan Muda
Dalam rekaman juga dilihatkan, dua anak kulit hitam lain mengalami perlakuan yang sama.
Quinton Burns yang tak terima anaknya diperlakukan rasis segera melayangkan gugatan.
“Hanya melihat wajahnya, itu membuat saya ingin menangis setiap kali melihatnya,” kata Burns saat konferensi pers dengan pengacaranya, Rabu (27/7/2022).
Sementara itu, pengacara Burns, Malcolm Ruff mengatakan tindakan ini diambil sebagai upaya melawan tindakan rasisme dan melindungi anak-anak kulit hitam kecil dan hak-hak sipil fundamental mereka.
"Dia diabaikan di antara lautan anak kulit putih muda lainnya yang bisa berinteraksi, berpelukan, tos," kata Ruff.
Dilansir dari New York Post, pihak Sesame Place mengatakan, semua staf akan menjalani pelatihan lang sebagai akibat dari insiden tersebut.
Editor: Umaya Khusniah