Kekerasan Anti-Muslim Menyebar, Presiden Sri Lanka Imbau Warga Tetap Tenang
Pada Senin (13/5) dini hari, Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, mengimbau agar masyarakat bersikap tenang dengan mengatakan bahwa kerusuhan saat ini menghambat upaya penyelidikan serangan bulan lalu.
Jam malam yang berlaku tujuh jam mulai berlangsung pukul 21.00 waktu setempat.
Di Kota Kiniyama di wilayah barat laut, jendela dan pintu masjid dihancurkan.
Serangan itu dipicu oleh sekelompok orang yang menuntut penggeledahan sebuah bangunan setelah tentara memeriksa sebuah danau di dekatnya untuk mencari senjata api.
Di Kota Chilaw yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, toko-toko dan masjid milik warga Muslim setempat diserang, menyusul unggahan di Facebook yang ditulis oleh seorang warga Muslim setempat, yang dianggap sebagai ancaman.
Pria yang menulis unggahan tersebut, seorang pengusaha Muslim berusia 38 tahun, ditangkap.
Seorang pria meninggal akibat luka tusukan setelah sekelompok orang menyerang usaha bisnisnya di Distrik Puttalam, di wilayah barat laut Sri Lanka.