Kisah Gadis Tuli Bisa Bicara 'Aku Sayang Papa' Setelah Operasi Otak
LONDON, iNews.id - Leia Armitage (7) hidup dalam kesunyian dalam dua tahun pertama kehidupannya. Namun, berkat teknik operasi terbaru dan terapi selama bertahun-tahun, akhirnya dia bisa berbicara kepada orangtuanya.
"Dulu kami diberi tahu kalau ada bom di belakangnya, dia tidak akan bisa mendengar bom itu meledak," kata ayah Leia, Bob, mengingat saat ketika dia mengetahui bayi perempuannya mengalami tuli total yang langka.
Leia, dari Dagenham di London Timur, tidak memiliki telinga dalam atau saraf pendengaran. Ini artinya, alat bantu dengar standar atau implan koklea tidak bisa membantunya berbicara dan mendengar.
Bagaimanapun, orangtuanya berjuang agar dia menjadi salah satu anak pertama di Inggris yang diberi implan batang otak pendengaran, yang membutuhkan operasi otak yang rumit ketika dia berusia dua tahun.
Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) menyebut operasi itu benar-benar mengubah hidup. NHS juga menyebut operasi tersebut mendanai implan untuk anak-anak tuli lainnya dalam situasi yang sama.