Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Pakai Pendekatan Baru Tangani Unjuk Rasa, Tiru Inggris
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Gadis Tuli Bisa Bicara 'Aku Sayang Papa' Setelah Operasi Otak

Rabu, 24 April 2019 - 07:25:00 WIB
Kisah Gadis Tuli Bisa Bicara 'Aku Sayang Papa' Setelah Operasi Otak
Leia bersama orang tuanya, Bob dan Alison, serta adiknya Jacob. (FOTO: GUY’S AND ST THOMAS’ NHS)
Advertisement . Scroll to see content

Unit mikrofon dan pengolah suara yang dikenakan di sisi kepala kemudian mentransmisikan suara ke implan tersebut.

Stimulasi listrik ini bisa memberikan sensasi pendengaran, tetapi belum tentu bisa mengembalikan pendengaran yang normal.

Namun, Profesor Dan Jiang, konsultan otologis dan direktur klinis Pusat Implan Pendengaran di NHS Foundation Trust, berkata bahwa beberapa anak bisa mengembangkan tingkat kemampuan berbicara.

"Hasilnya bervariasi. Beberapa akan mendapat hasil yang lebih baik daripada yang lain," ujarnya.

"Mereka harus beradaptasi, dan anak-anak yang lebih muda hasilnya lebih baik, sehingga kami ingin memasukkan implan di usia yang lebih awal jika memungkinkan."

"Anak-anak balita berada dalam kondisi yang sangat cocok untuk mempelajari konsep-konsep baru tentang suara dan merespons terapi intensif," katanya.

"Setiap anak tuli berbeda dan bagi beberapa orang, teknologi seperti implan batang otak pendengaran bisa menjadi pilihan yang tepat dan dapat memberi perbedaan besar dalam hidup mereka. Dengan dukungan yang tepat, anak-anak disabilitas rungu bisa berprestasi sebaik rekan-rekan mereka yang bisa mendengar, dan investasi ini merupakan langkah penting menuju masyarakat di mana tidak ada anak tuli yang tertinggal," kata kepala eksekutif National Deaf Children's Society, Susan Daniels.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut