Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertama Kali, Israel Klaim Kuasai Sebagian Besar Tepi Barat 
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pasutri Gaza Batal Haji Tahun Ini karena Perang padahal Sudah Jual Perhiasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 03:07:00 WIB
Kisah Pasutri Gaza Batal Haji Tahun Ini karena Perang padahal Sudah Jual Perhiasan
Mahmoud dan Fatima Jarghoun menjual perhiasan agar bisa menunaikan haji, namun gagal akibat perang (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menambah lagi 1.000 undangan bagi warga Palestina korban kekejaman Palestina untuk berhaji tahun ini. Dengan demikian, Arab Saudi menerima total 2.000 jemaah haji tahun ini atas undangan khusus Raja Salman.

Pada Mei lalu, Raja Salman mengeluarkan perintah untuk mengundang 1.000 warga Palestina, yakni keluarga syuhada korban perang Israel, korban luka, dan anggota keluarga yang menjalani tahanan di penjara Israel, untuk berhaji.

Kantor berita Arab Saudi SPA melaporkan inisiatif ini diselenggarakan Kementerian Urusan Agama Islam di bawah arahan Raja Salman sebagai bagian dari Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci.

Tak jelas siapa yang bisa berangkat tahun ini, namun yang pasti mereka bukan warga Gaza. Peluang besar adalah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang berangkat.

Para undangan ditanggung seluruh perjalanannya, mencakup logistik, transportasi, akomodasi, mulai dari kedatangan di Arab Saudi hingga kepulangan mereka ke Palestina.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut