Kisah Perempuan Iran yang Diburu karena Lepas Hijab saat Aksi Protes
TEHERAN, iNews.id - Jantung Azam Jangravi berdebar keras ketika dia naik ke atas kotak transformator listrik di Jalan Revolusi yang sibuk di ibu kota Iran, Teheran, satu tahun lalu. Dia mengacungkan hijabnya di udara dan melambaikan di atas kepalanya.
Tak butuh lama, orang-orang mulai berkerumun. Mereka berteriak meminta Azam untuk turun.
Dia sudah tahu bahwa dia akan ditangkap. Namun hal itu tak membuatnya surut.
Kata Azam, dia ingin mengubah negaranya untuk putrinya yang berusia delapan tahun.
"Saya mengatakan pada diri saya, 'Viana tidak boleh tumbuh dewasa di negara ini dalam keadaan yang sama ketika Anda tumbuh dewasa'," kata Azam, dalam wawancara dengan Reuters di sebuah apartemen di lokasi yang tidak diungkap di luar wilayah Iran.
Azam kini sedang menunggu berita mengenai permohonan suakanya.
"Saya terus menyemangati diri saya, 'kamu bisa melakukannya, kamu bisa melakukannya'," kata dia.