Kisah Perempuan Iran yang Diburu karena Lepas Hijab saat Aksi Protes
Sejak Revolusi Iran 40 tahun lalu yang jatuh pekan ini, para perempuan Iran diwajibkan mengenakan hijab untuk menjaga kesopanan. Mereka yang melanggar akan ditegur di depan publik, didenda, atau ditahan.
Azam merupakan salah satu dari 39 perempuan yang ditahan tahun lalu terkait unjuk rasa mengenai hijab, menurut Amnesty International. Sebanyak 55 perempuan lainnya ditahan karena aktivitas mereka membela hak-hak perempuan, termasuk para perempuan yang mencoba memasuki stadion-stadion sepak bola secara ilegal dan para pengacara yang membela perempuan.
"Pihak berwenang melakukan tindakan-tindakan ekstrem dan absurd untuk menghentikan kampanye mereka," kata Mansoureh Mills, peneliti Iran untuk Amnesty.
"Misalnya, menggeledah rumah-rumah untuk mencari emblem bertuliskan 'saya menentang pemaksaan penggunaan hijab'," ujarnya.
Emblem-emblem tersebut adalah bagian upaya untuk menekankan masalah hijab, selain kampanye agar perempuan mengenakan hijab putih pada setiap Rabu.