Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Warga Kashmir yang Tak Bisa Berkurban akibat Kebijakan Pemerintah India

Senin, 12 Agustus 2019 - 10:35:00 WIB
Kisah Warga Kashmir yang Tak Bisa Berkurban akibat Kebijakan Pemerintah India
Pasukan India menjaga setiap lokasi di Kashmir (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

SRINAGAR, iNews.id - Kondisi Kashmir berubah total sejak Pemerintah India mencabut status otonomi wilayah berpenduduk mayoritas muslim itu pada pekan lalu. Perubahan paling kentara adalah sebagian besar warga tak bisa berkurban karena ketatnya penjagaan pasukan militer.

Tak ada mesin ATM yang beroperasi untuk mengambil uang. Para penjual hewan pun terbatas karena akses masuk ke kota besar seperti Srinagar dijaga ketat. Aktivitas warga terbatas di tempat-tempat tertentu saja, bahkan mereka waswas untuk keluar rumah.

Seorang warga Srinagar, Bashir Ahmad, mengaku berkendara sejauh 20 kilometer dari rumahnya di pusat kota sampai ke pinggiran hanya untuk mencari ATM, namun tak ada satu pun yang beroperasi.

Dia sudah berusaha bernegosiasi dengan pasukan keamanan, namun tak membuahkan hasil. Pinggiran Kota Srinagar dibarikade dengan kawat berduri, akses masuk-keluar praktis diblokir.

"Saya mengambil risiko untuk berada di jalanan tapi tidak ada hasilnya," kata pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu, seperti dikutip dari AFP, Senin (12/10/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut