Kisah Warga Kashmir yang Tak Bisa Berkurban akibat Kebijakan Pemerintah India
"Kami tidak memiliki (banyak) pembeli tahun ini. Orang-orang tidak memiliki uang tunai dan situasinya sangat buruk, sehingga hampir tidak ada yang bisa keluar dari rumah," kata Khan.
"Kami tidak punya sumber penghasilan kecuali menjual kawanan untuk sekadar mendapatkan uang demi menopang hidup di tahun mendatang," tuturnya, menambahkan.
Umat Islam di Kashmir merayakan Idul Adha pada Senin atau sepekan setelah pemerintahan yang dikuasai nasionalis Hindu pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi mencabut status otonomi khusus. Sejak itu pemerintah menjaga ketat Kashmir dan memberlakukan jam malam.
Pemerintah India mengerahkan puluhan ribu pasukan untuk menjaga seluruh wilayah Kashmir dan mencegah orang berkumpul dalam jumlah besar.
Editor: Anton Suhartono