Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
Sebagian besar negara masih mempertahankan kedubes mereka di Tel Aviv, meski Israel mengeklaim Yerusalem sebagai ibu kotanya secara sepihak.
Status kota tersebut menjadi salah satu isu paling kontroversial dalam konflik Israel-Palestina.
Mantan Presiden Kolombia Gustavo Petro memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada Mei 2024 terkait perang genosida negara Yahudi itu di Jalur Gaza. Dia juga mengkritik keras Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Petro lalu menutup Kedubes Kolombia di Tel Aviv dan menarik duta besar, langkah yang disebut Israel sebagai tindakan anti-Semit sekaligus hadiah bagi kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Sementara itu, De la Espriella, politisi sayap kanan yang terpilih menjadi presiden pada Agustus, mengubah secara drastis kebijakan terhadap Israel.
Editor: Anton Suhartono