Kondisi Paus Fransiskus Jauh Membaik, Dokter Cabut Status Bahaya
Sebagian besar masa perawatan, Paus berada dalam prognosis yang "dijaga" yang berarti dalam bahaya. Namun kondisinya menunjukkan stabil atau membaik selama sepekan terakhir. Padahal pada 3 Maret, Paus mengalami dua gangguan serangan pernapasan akut sehingga harus mendapat bantuan ventilator.
Vatikan menyatakan Paus masih melanjutkan perawatan serta menjalani fisioterapi pernapasan untuk membantunya. Dia menerima oksigen menggunakan selang kecil di hidung pada siang hari serta ventilasi mekanis noninvasif pada malam hari saat tidur.
Selain itu pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut juga akan melanjutkan beberapa terapi fisik untuk membantu mobilitasnya.
Paus mengalami beberapa kali gangguan kesehatan yang buruk selama 2 tahun terakhir serta rentan terhadap infeksi paru-paru karena menderita radang selaput dada saat muda. Kondisi itu menyebabkan salah satu paru-parunya diangkat.
Pneumonia ganda adalah infeksi serius di kedua paru-paru yang dapat meradang dan melukainya, sehingga sulit bernapas.
Editor: Anton Suhartono