Konvensi Partai Republik Dibatalkan, Trump: Kami sedang Memberi Contoh
Amerika Serikat mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 4.028.741 dan lebih dari 144.000 angka kematian. Angka tersebut menempatkan AS di urutan pertama negara paling terdampak pandemi Covid-19 di dunia. Brasil dan India berada di urutan dua serta tiga.
Donald Trump Bersedia Kerja Sama dengan China Terkait Pengembangan Vaksin Covid-19
Beberapa negara bagian di AS yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 berada di bagian selatan dan barat seperti Texas, California, Alabama, Idaho dan Florida dengan rata-rata lebih dari 1.000 kasus per hari.
"Sulit bagi kita untuk mengatakan bahwa kita harus mengumpulkan orang banyak ke dalam sebuah ruangan dan kemudian orang lain tidak boleh melakukannya," lanjut Trump.
Donald Trump Pamer Foto Pakai Masker di Twitter: Kita Bersatu Kalahkan Virus China
"Saya rasa kami sedang memberi contoh," ujarnya.
Calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, sudah terlebih dulu memutuskan membatalkan sejumlah agenda yang melibatkan publik secara terbuka setelah Amerika Serikat mencatatkan angka penambahan hingga puluhan ribu kasus Covid-19 tiap harinya. Biden memutuskan akan menyapa para konstituen dan menyampaikan pidato politik melalui siaran televisi maupun dalam jaringan (online).
Donald Trump Sebut Joe Biden Tak Berkompeten Memimpin AS
Sayangnya, urgensi penanganan Covid-19 di Amerika Serikat justru menjadi isu seksi mencoreng citra lawan politik menuju pilpres AS pada November mendatang.
Biden berulang kali mengecam pemerintahan Trump yang dianggap gagal menangani Covid-19 serta menyelamatkan warga AS. Sedangkan di kongres, Senat yang diisi mayoritas politikus Partai Demokrat, partai yang mengusung Biden dalam pilpres AS, justru berusaha menjegal Heroes ACT--undang-undang untuk membantu penanganan Covid-19--yang disetujui oleh DPR AS yang mayoritas diisi oleh anggota Partai Republik, pengusung Trump.
Editor: Arif Budiwinarto