Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lantang! Prabowo Tegaskan RI Gabung Board of Peace demi Perdamaian Palestina
Advertisement . Scroll to see content

Majelis Umum Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh PBB

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:44:00 WIB
Majelis Umum Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh PBB
Majelis Umum PBB mengesahkan resolusi yang memberikan dukungan kepada Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB, Jumat (10/5/2024). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami menginginkan perdamaian, kami menginginkan kebebasan," kata Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, kepada Majelis Umum sebelum pemungutan suara. 

"Memberikan suara dukungan (kepada Palestina) adalah hal yang benar untuk dilakukan," katanya dalam sambutan yang dijawab dengan tepuk tangan hadirin.

Berdasarkan Piagam PBB, keanggotaan organisasi itu terbuka bagi negara-negara yang "cinta damai" yang menerima kewajiban dalam dokumen tersebut serta mampu dan bersedia melaksanakannya. Uniknya, Israel justru menjadi anggota penuh PBB, meski tidak memenuhi kualifikasi "cinta damai" tersebut.

Permohonan untuk menjadi anggota penuh PBB harus terlebih dulu disetujui oleh Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara. Berikutnya, barulah Majelis Umum memberikan pengesahan dengan minimal dukungan dari dua pertiga anggotanya.

Resolusi Majelis Umum yang diadopsi pada Jumat memberikan Palestina beberapa hak dan keistimewaan tambahan di PBB mulai September 2024. Keistimewaan itu antara lain berupa diberikannya kursi kepada negara itu di antara para anggota PBB yang duduk di aula Majelis Umum. Akan tetapi, Palestina masih belum diberikan hak suara dalam memutuskan resolusi di badan tersebut.

Palestina saat ini berstatus negara pengamat non-anggota PBB. Posisi tersebut sekaligus menjadi pengakuan secara de facto atas status kenegaraan Palestina yang diberikan oleh Majelis Umum PBB pada 2012.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut