Makin Mesra, China Gelontorkan Dana Rp308 Miliar untuk WHO

Antara ยท Jumat, 17 April 2020 - 21:19 WIB
Makin Mesra, China Gelontorkan Dana Rp308 Miliar untuk WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id – Di saat AS memutuskan untuk menyetop aliran dana kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hubungan China justru semakin mesra dengan badan PBB itu. Pemerintah negeri tirai bambu akan menyumbangkan dana sebesar 20 juta dolar AS (setara Rp308 miliar) kepada WHO untuk mendukung penangguhan pembayaran utang negara-negara miskin.

Selain itu, China juga akan memanfaatkan dana 10 juta dolar AS (Rp154 miliar) di Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) untuk mendukung upaya pengendalian pandemi Covid-19 di kawasan. China akan terus menawarkan bantuan kepada negara-negara sedang berkembang yang dilanda pandemi melalui kerangka kerja sama Selatan-Selatan, kata kementerian.

Kementerian Keuangan China dalam pernyataan, Jumat (17/4/2020) menyatakan, pihaknya berjanji mendukung Rencana Aksi G20 terkait persyaratan negara-negara miskin yang terlilit utang dan akan memulai perundingan bilateral terkait penangguhan sementara pembayaran utang. Oleh karena itu, Kemenkeu China meminta kreditor multilateral dan swasta segera menindaklanjuti kebijakan tersebut.

Menurut kementerian itu, China sangat mendukung kesepakatan para pemimpin G20 untuk menangguhkan pembayaran utang negara-negara miskin, sebagaimana termuat di laman resmi Kemenkeu. Penangguhan pembayaran utang harus mempertimbangkan kemampuan dan kepentingan negara kreditor dan debitor, termasuk pihak lain, kata Kemenkeu.

Beberapa kebijakan fiskal China, seperti keringanan pajak dan subsidi langsung terkait wabah telah dimasukkan dalam rencana stimulasi ekonomi G20 senilai 5 triliun dolar AS.

"Semua negara anggota harus bekerja sama dan mengintensifkan kebijakan untuk mempersiapkan langkah-langkah pemulihan ekonomi," kata Menkeu Liu Kun dalam telekonferensi pertemuan tingkat Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20, Rabu (15/4/2020) lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil