Maskapai Taiwan Tawarkan Konsep Unik Terbang tanpa Mendarat di Lokasi Tujuan

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 19:58 WIB
Maskapai Taiwan Tawarkan Konsep Unik Terbang tanpa Mendarat di Lokasi Tujuan

Calon peserta tur unik tanpa mendarat di lokasi tujuan yang diadakan maskapai Taiwan (foto: SCMP)

TAIWAN, iNews.id - Beberapa maskapai penerbangan Taiwan punya konsep unik dalam memberikan pengalaman liburan dengan pesawat terbang di tengah pandemi Covid-19. Dalam penerbangan tersebut, pesawat tidak akan pernah mendarat ke tujuan.

Taiwan dianggap berhasil menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya, sejauh ini di negara tersebut terdapat kurang dari 500 kasus selama tujuh bulan terakhir dengan tujuh angka kematian.

Fakta tersebut menjadi pertimbangan otoritas setempat melonggarkan aturan penguncian wilayah (lockdown) sejak Juli lalu. Ini berdampak pada jasa transportasi yang mulai menggeliat meski sebagian besar negara di dunia masih melarang penerbangan internasional antarnegara.

Guna menarik kembali wisatawan domestik untuk merasakan pengalaman terbang setelah hampir 4 bulan di rumah, beberapa maskapai penerbangan Taiwan menawarkan konsep terbang unik.

EVA Air, maskapai swasta Taiwan, pekan depan akan menerbangkan penumpang dengan pesawat Airbus A330 dari Bandara Internasional Taoyuan, kemudian menuju ke timur laut dan mengelilingi Kepulauan Ryukyu, Jepang lalu kembali ke Taiwan dari arah tenggara.

Penerbangan selama dua jam 45 menit itu memang tanpa tempat tujuan seperti pada umumnya. Konsep ini dimaksudkan untuk mengakomodir keinginan warga Taiwan yang rindu berpergian menggunakan pesawat terbang di tengah pandemi Covid-19.

"Kami telah mendaftarkan sembilan agen perjalanan lokal untuk perjalanan tersebut, yang akan berangkat pukul 10.30 pagi 8 Agustus dan kembali pada 13.15 siang," kata humas EVA AIR dikutip dari South China Morning Post, Minggu (2/8/2020) malam WIB.

"Pesawat tidak akan turun di Jepang," lanjutnya.

Biaya paket terbang tanpa destinasi itu sebesar 5.288 dolar Taiwan baru (Rp2,64 juta) untuk kelas ekonomi dan 6.288 dolar Taiwan baru (Rp3,14 juta) untuk kelas bisnis. Harga sudah termasuk kartu wi-fi dan makanan standar penerbangan. Penumpang juga dapat membeli barang-barang di duty-free.

Sementara itu, maskapai China Airlines di Taiwan menawarkan dua paket terbang unik pada 8 Agustus yang bertepatan dengan hari ayah dan 15 Agustus. Liburan di pesawat yang ditawarkan maskapai tersebut termasuk tur kabin pilot dan penerbangan selama dua jam di atas beberapa pulau.

Biaya yang dipatok untuk paket tersebut adalah 6.000 dolar Taiwan Baru (Rp2,9 juta) untuk satu orang dewasa dan satu anak. Nantinya, hanya anak-anak yang diizinkan melakukan tur kabin. Sepanjang penerbangan, para penumpang akan disajikan teh dan hadiah yang tidak ditentukan nominalnya.

Konsep tersebut juga diadopsi oleh operator pelayaran Taiwan. Mereka menawarkan paket berkeliling pulau selama tiga sampai lima hari menggunakan kapal pesiar Dream Cruises.

Program tersebut akan dimulai pada hari Minggu ini sampai 14 Oktober mendatang. Rute yang paling banyak jadi pilihan adalah melewati pulau-pulau terpencil seperti Pualau Penghu, Pulau Quemoy dan Pulau Matsu.

Editor : Arif Budiwinarto