Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!
Advertisement . Scroll to see content

Menlu AS Antony Blinken Bakal Bertemu Menlu Rusia di Jenewa Bahas Krisis Ukraina

Rabu, 19 Januari 2022 - 07:22:00 WIB
Menlu AS Antony Blinken Bakal Bertemu Menlu Rusia di Jenewa Bahas Krisis Ukraina
Menteri Luar Negeri AS, Sergei Lavrov. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON DC, iNews.id – Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, akan bertemu Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, di Jenewa, Swiss, Jumat (21/1/2022). Seorang pejabat Amerika mengatakan, pertemuan kedua menlu itu diharapkan dapat menghasilkan jalan keluar diplomatik untuk mengatasi krisis Ukraina.

“Menlu Blinken 150 persen berkomitmen untuk melihat apakah ada jalur diplomatik di sini dan itu benar-benar menjadi dorongan di balik keikutsertaan (dalam pertemuan) ini dengan Menteri Luar Negeri Lavrov,” kata pejabat tanpa menyebutkan nama itu kepada wartawan, Selasa (18/1/2022).

“Ini benar-benar kesempatan bagi AS untuk berbagi keprihatinan utama kami dengan Rusia dan untuk melihat peluang bagi Rusia dan Amerika Serikat menemukan titik temu,” katanya.

Blinken terbang ke Ukraina pada Selasa malam untuk menunjukkan dukungan AS kepada Kiev, di saat puluhan ribu tentara Rusia berkumpul di perbatasan negara bekas Uni Soviet itu.

Menlu AS itu kemudian akan berangkat menuju Berlin untuk melakukan pembicaraan empat arah dengan Inggris, Prancis, dan Jerman mengenai krisis Ukraina. Pihak Barat sebelumnya telah memperingatkan Rusia tentang konsekuensi serius jika berani menyerang Ukraina.

Pejabat AS itu mengatakan, Blinken setuju dengan Lavrov untuk melakukan pembicaraan dalam panggilan telepon. Akan tetapi, dia mengatakan ada kemungkinan bahwa Rusia tidak tertarik pada solusi diplomatik.

“Saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Pemerintah Rusia benar-benar tertarik pada diplomasi, apakah siap untuk bernegosiasi secara serius dengan iktikad baik, atau; apakah akan menggunakan diskusi sebagai dalih untuk mengklaim bahwa diplomasi tidak membahas kepentingan Moskow, ” kata pejabat itu.

Pejabat itu juga memperingatkan, Amerika Serikat siap jika Rusia memilih untuk menyerang.

“Seiring dengan konsekuensi ekonomi, kami akan memberikan bahan pertahanan tambahan ke Ukraina jika ada invasi,” katanya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut