Myanmar Dilanda Banjir, 11 Orang Tewas dan 119 Ribu Warga Mengungsi
Saat ini pemerintah mendesak warga untuk meninggalkan wilayah-wilayah dataran rendah dan pindah ke ke kamp penampungan sementara.
"Kami mencoba meningkatkan kesadaran di antara orang-orang yang berpikir banjir mungkin akan surut dalam tiga atau empat hari, agar lebih berhati-hati," ujar Win Myat Aye.
Akibat banjir itu, sebagian jembatan beton di wilayah Shan, yang terpotong sepanjang 60 meter, hanyut. Area persawahan dan sejumlah ruas jalanan di wilayah Kayin yang terendam banjir juga mengalami kerusakan parah.
Foto-foto menunjukkan, genangan banjir berwarna coklat bercampur lumpur menutupi lahan luas serta rumah penduduk. Komunitas Palang Merah Myanmar mengirimkan para relawan untuk membantu mengevakuasi sejumlah orang yang terjebak banjir dan menyalurkan peralatan medis dan tablet penjernih air.
"Untuk orang-orang yang terjebak, kami berusaha menyelamatkan mereka tergantung pada situasi di lokasi dan jika kami memiliki kemampuan," ucap Deputi Direktur Komunikasi Palang Merah Myanmar, Ye Wint Aung.
Myanmar kerap dilandar banjir setiap tahun di puncak musim penghujan, diikuti tanah longsor dan kerusakan lahan pertanian serta infrastruktur.
Editor: Nathania Riris Michico