Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku
Advertisement . Scroll to see content

NATO Siap Sambut Finlandia dan Swedia jika Ingin Bergabung

Kamis, 28 April 2022 - 22:02:00 WIB
NATO Siap Sambut Finlandia dan Swedia jika Ingin Bergabung
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum melancarkan perang di Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin menuntut agar NATO berhenti memperluas dan menarik pasukannya kembali dari perbatasan Rusia. Jadi prospek negara tetangga Finlandia, dan Swedia bergabung dengan aliansi trans-Atlantik tidak mungkin disambut di Moskow.

Finlandia memiliki sejarah yang sarat konflik dengan Rusia, yang berbatasan dengan negara itu sepanjang 1.340 kilometer (830 mil). Finlandia telah mengambil bagian dalam puluhan perang melawan tetangga timur mereka, selama berabad-abad sebagai bagian dari Kerajaan Swedia, dan sebagai negara merdeka termasuk dua berperang dengan Uni Soviet 1939-40 dan 1941-44.

Namun, pada periode pascaperang, Finlandia mengejar hubungan politik dan ekonomi pragmatis dengan Moskow, tetap tidak berpihak secara militer dan menjadi penyangga netral antara Timur dan Barat.

Swedia telah menghindari aliansi militer selama lebih dari 200 tahun, memilih jalan damai setelah berabad-abad berperang dengan tetangganya.

Kedua negara mengakhiri netralitas tradisional dengan bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 1995 dan memperdalam kerjasama dengan NATO. Namun, mayoritas orang di kedua negara tetap dengan tegas menentang keanggotaan penuh dalam aliansi — sampai sekarang.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut