Negara Krisis Covid-19, PM Singapura Lee Hsien Loong Tunda Mundur
SINGAPURA, iNews.id - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengumkan susunan kabinet, Sabtu (25/7/2020), setelah Partai Aksi Rakyat memenangkan pemilu pada bulan ini.
Tak ada perubahan pada sebagian besar komposisi kabinet seperti pada pemerintahannya sebelum ini, sekaligus menegaskan pemerintahannya tetap solid dalam memerangi wabah virus corona.
Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat, calon kuat penerus Lee, tetap merangkap jabatan sebagai menteri keuangan, demikian halnya posisi menteri senior yang diisi Tharman Shanmugaratnam dan Teo Chee Hean.
"Kami berada dalam krisis satu generasi, oleh karena itu saya mempertahankan banyak teman lama yang semuanya berkontribusi dalam perjuangan melawan Covid-19 ini," kata Lee, dikutip dari Reuters.
Partai Aksi Rakyat (PAP) Menangkan Pemilu Singapura meski Perolehan Suara Merosot
Pria 68 tahun itu juga mengungkap kemungkinan menunda rencana menyerahkan jabatan sampai usia 70 tahun akibat pandemi.
"Banyak yang akan bergantung pada bagaimana semua ini akan berlangsung dan yang bisa saya katakan adalah saya akan menyaksikan semua ini," kata putra pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, itu.
Sepi dari Wisman, Pariwisata Singapura Terpukul karena Covid-19
Beberapa perubahan kecil adalah Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong yang juga pimpinan gugus tugas Covid-19 dipindah posisinya menjadi menteri pendidikan. Sementara itu Menteri Pendidikan Ong Ye Kung menjadi menteri perhubungan.
Dalam pemilu pada 10 Juli, Partai Aksi Rakyat mampu mempertahankan mayoritas parlemen meski perolehan suaranya merosot mendekati rekor terendah. Penyebabnya, partai-partai oposisi membuat terobosan bersejarah.
Profesor Singapura Peringatkan Ancaman Wabah Virus Corona Jenis Lain dalam 10 Tahun
Singapura sejauh ini mengonfirmasi hampir 50.000 kasus virus corona, sebagian besar melibatkan pekerja migran asal Asia Selatan yang tinggal di asrama-asrama.
Editor: Anton Suhartono