Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Lembaga Think Tank Ini Bikin Simulasi Perang China-Taiwan, Siapa yang Menang?

Selasa, 10 Januari 2023 - 14:04:00 WIB
Ngeri! Lembaga Think Tank Ini Bikin Simulasi Perang China-Taiwan, Siapa yang Menang?
CSIS membuat sumuasli perang China dan Taiwan jika terjadi pada 2026 (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Berbeda dengan kasus perang di Ukraina, di mana AS bisa memasok langsung persenjataan ke negara itu, kondisi berbeda akan dihadapi Taiwan. China bisa saja mengisolasi Taiwan sehingga bantuan tak bisa masuk.

Model skenario juga menunjukkan perang akan memicu bencana bagi semua negara yang terlibat, bahkan sekalipun tak menggunakan senjata nuklir. Jika senjata nuklir digunakan, AS dan China diketahui sebagai kekuatan dunia yang memiliki hulu ledak terbanyak. AS dan China masing-masing memiliki hulu ledak nuklir terbanyak ke-2 dan ke-3 di dunia di bawah Rusia. Setiap penggunaan nuklir berkepanjangan antara kedua kekuatan tersebut bisa menghancurkan dunia.

Meski pemodelan CSIS memprediksi Taiwan akan menang dalam sebagian besar skenario jika dibantu AS, lembaga itu mengakui adanya kemungkinan China memiliki kondisi militer dari sudut pandang berbeda.

“Meskipun analisis kami menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Taiwan akan menang dan menimbulkan banyak korban, dapat dibayangkan bahwa China memandangnya secara berbeda. Itulah mengapa kami merekomendasikan untuk meningkatkan pencegahan agar tidak masuk ke situasi ini (perang) sejak awal,” kata penasihat senior Program Keamanan Internasional CSIS, Mark Cancian, kepada The Hill. 

Seperti diketahui, AS tak memiliki perwakilan diplomatik formal dengan Taiwan. Meski demikian Negeri Paman Sam memiliki UU yang mengamanatkan kepada pemerintah untuk membantu Taiwan jika diserang China. Selain itu AS juga menjalankan pangkalan militer di Jepang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut