Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan
Advertisement . Scroll to see content

Pascakonflik Muhyiddin-Mahathir, Partai Bersatu Gelar Pemilu Internal Perkuat Koalisi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 11:22:00 WIB
Pascakonflik Muhyiddin-Mahathir, Partai Bersatu Gelar Pemilu Internal Perkuat Koalisi
Perdana Menteri Malaysia sekaligus Pendiri Partai Bersatu, Muhyiddin Yassin. (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Partai Bersatu pimpinan Muhyiddin Yassin tengah menjalankan agenda pemilihan internal untuk menentukan kandidat sejumlah posisi di pemerintahan. Ini merupakan agenda internal partai pertama setelah konflik dengan Mahathir Mohamad.

Strait Times melaporkan pada Kamis (20/8/2020) pagi WIB, 17 kandidat bersaing untuk memperebutkan tiga posisi wakil presiden pada pemilihan internal Partai Bersatu tanggal 22 Agustus mendatang. Tiga kandidat potensial yang bertarung dalam agenda tersebut antara lain Datuk Seri Redzuan, Menteri Senior Pendidikan Radzi Jidin, serta Menteri Pertanian dan Industri Makanan, Ronald Kiandee.

Bagi Partai Pribumi, pemilihan internal partai merupakan agenda besar pertama yang dijalankan setelah gonjang-ganjing disebabkan gelombang pembelotan oleh beberapa anggota yang menyeberang ke partai baru bentukan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad, yakni Partai Pejuang.

Para pemimpin partai mengatakan Bersatu telah stabil setelah mengalami konflik internal perebutan kekuasaan antara Muhyiddin dan Mahathir. Bulan ini, Partai Bersatu secara resmi akan memperkenalkan anggota baru yakni Azmin Ali yaitu Menteri Perdagangan dan Industri Internasional.

Azmin diketahui pernah menjadi anggota parleman dari Partai Keadilan Rakyat (PKR). Selain Azmin, sembilan mantan anggota PKR lainnya juga akan diresmikan sebagai anggota baru Partai Bersatu.

"Koalisi yang mengatur negara ini semakin kuat setiap hari, dalam posisi yang baik. Perdana Menteri (Muhyiddin) mampu mempertahankan dukungan untuk posisinya," lata anggota Dewan Tertinggi Partai Bersatu dan Menteri Fungsi Khusus, Redzuan Yusof.

Muhyiddin berhasil melanggengkan kepemimpinannya dalam partai tanpa ada perselisihan dalam konvensi pada Juli lalu. Meteri Besar Perak, Ahmad Faizal Azumu, juga menang gugatan.

Sekarang, Partai Bersatu perlu memperkuat barisan dan lingkaran terdekatnya setelah para pendukung Mahathir mengundurkan diri. Spekulasi beredar, bahwa kemungkinan ada pemilihan umum dalam waktu dekat.

Partai Bersatu yang didirikan oleh Muhyiddin dan Mahathir pada 2016 mencatat kemenangan bersejarah pada pemilu 2018 sebagai bagian dari koalisi oposisi Pakatan Harapan (PH).

Setelahnya, kedua partai berpisah setelah PH kehilangan genggamanya pada kekuasan federal sebagai akibat dari Muhyiddin menarik Bersatu untuk bergabung dengan mantan musuhnya, Umno dan PAS.

Keputusan tersebut justru memuluskan langkahnya menduduki kursi Perdana Menteri Malaysia pada 1 Maret 2020.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut