Penampilan Tak Biasa Kim Jong-un Tinjau Penanganan Bencana Banjir

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 13 September 2020 - 13:53:00 WIB
Penampilan Tak Biasa Kim Jong-un Tinjau Penanganan Bencana Banjir
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, tampil santai hanya mengenakan kaus oblong putih dan celana panjang hitam saat meninjau proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir. (foto: New York Post)

PYONGYANG, iNews.id - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, tampil dengan pakaian tidak biasa saat meninjau daerah yang dilanda banjir. Kim yang identik dengan seragam safari, kali ini terlihat lebih santai dengan hanya mengenakan kaus oblong.

Kantor berita Pemerintah Korut, KCNA, melaporkan Kim mengunjungi daerah yang dilanda banjir di Unpha, Provinsi Hwanghae Utara, pada Jumat (11/9/2020) waktu setempat. Ini kali pertama orang nomor satu Korut itu tampil tanpa seragam resminya.

Dari foto-foto yang beredar, Kim tampak santai hanya mengenakan kaus putih berkancing dan celana panjang hitam.

Kim sangat puas dan mengapresiasi atas kemajuan rekonstruksi di Taechong-ri, sebuah desa yang sempat terdampak banjir bandang di Provinsi Hwanghae Utara.

Setelah pemulihan akibat bencana, Kim juga menekankan pada loyalis Partai Pekerja bahwa mereka harus memikirkan rencana membangkitkan ekonomi yang lesu akibat sanksi serta pembatasan wilayah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Ekonomi Korea Utara telah menghadapi masalah dan tekanan karena kerusakan besar yang disebabkan hujan lebat dan topan baru-baru ini," kata Kim Jong-un dikutip dari KCNA, Minggu (13/9/2020).

Media lokal setempat mengklaim ini merupakan kemunculan pertama Kim Jong-un di publik setelah merebaknya laporan eksekusi mati lima pejabat Kementerian Ekonomi pada 30 Juli lalu.

Eksekusi oleh regu tembak dilakukan setelah rincian percapakan mereka saat pesta makan malam sampai ke atas kemudian dilaporkan kepada orang terdekat Kim Jong-un.

Hal tersebut membuat para pejabat Parti Komunis harap-harap cemas, mereka khawatir operasi pembersihan akan kembali terjadi di negara itu setelah kematian mantan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-il pada 2011.

Belum lama ini, Presiden Donald Trump mengungkap fakta mengerikan dalam buku berjudul Rage yang berisi kutipan wawancaranya dengan jurnalis Bob Woodward. Trump mengaku pernah diberitahu Kim Jong-un bahwa pemimpin tertinggi Korut itu sempat memperlihatkan jasad tanpa kepala pamannya yang dieksekusi mati karena korupsi pada 2013 lalu pada pejabat negara dan Partai Komunis.

Hal itu, kata Trump, dimaksudkan sebagai peringatan keras dari Kim Jong-un agar pejabat negara dan partai tidak main-main dalam menjalankan tugasnya.

Editor : Arif Budiwinarto

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda