Penembakan di Konser Musik Tewaskan 60 Orang, Mengapa ISIS Serang Rusia?
WASHINGTON, iNews.id - Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan saat konser band rock legendaris Picnic di Crocus City Hall, luar Kota Moskow, Rusia, Jumat (22/3/2024) malam. Penembakan itu menewaskan sedikitnya 60 orang dan melukai 145 orang.
Dalam postingan di Telegram beberapa jam setelah serangan, ISIS menyatakan pelaku serangan adalah para pejuangnya. Kelompok tersebut juga mengklaim para pelaku kembali dengan selamat.
"Membunuh dan melukai ratusan orang serta menyebabkan kerusakan besar di tempat tersebut sebelum mundur ke markas dengan selamat,” bunyi pernyataan, di Telegram.
Kelompok yang melakukan penembakan di acara konser musik legendaris Rusia Picnic itu diduga kuat adalah ISIS-Khorasan atau ISIS-K. Mereka adalah afiliasi dari ISIS yang berbasis di Irak dan Suriah.
Penembakan di Konser Musik Rusia, Korban Tewas Tembus 60 Orang
Sesuai namanya ISIS-K berpusat di daerah Khorasan atau kini meliputi Asia Tengah serta sebagian Asia Selatan. Kelompok ini pertama kali muncul di Afghanistan timur pada akhir 2014.
Namun ISIS-K mengalami penurunan keanggotaan setelah mencapai puncak kejayaan sekitar 2018-an. Pasukan koalisi yang dipimpin AS serta kelompok Taliban memusuhi mereka.
Reaksi Dunia atas Penembakan di Rusia, Ukraina: Tak Ada Hubungannya dengan Kami