Penuturan Aktivis Indonesia di Gaza soal Sepak Terjang Razan Al Najjar
Namun Razan menjawab, dia tidak akan membiarkan orang-orang yang terluka diabaikan begitu saja.
"Akhirnya Razan dengan berani sambil mengangkat tangan terus berjalan ke arah korban. Di depannya ada sekitar lima mobil militer Israel yang stand by di dekat korban luka itu. Setelah itu sniper turun dari mobil mengarahkan moncong senjatannya ke arah tim medis itu lalu menembaki. Awalnya mereka menembaki dengan gas air mata lalu pakai peluru tajam," kata Husein.
Razan bergeming, terus berjalan lalu sniper Israel melepaskan tembakan tepat ke dada. Beberapa teman relawan medisnya juga terluka, ada yang tertembak di bagian kaki.
"Razan sempat mendapat perawatan medis namun dengan keterbatasan yang ada dan dengan luka yang sangat parah, tidak tak tertolong. Akhirnya Allah SWT memberi karunia terindah untuk Razan berupa kematian di hari Jumat, di bulan Ramadan, dalam keadaan berpuasa. Dia meninggal di tanah yang diberkahi," tutur Husein.
Editor: Anton Suhartono