Tayangan televisi pemerintah menunjukkan, Putin menghadiri kebaktian tengah malam, yang dikenal sebagai Liturgi Ilahi, bersama sekelompok kecil keluarga tentara Rusia pada Sabtu malam di sebuah kapel di kediamannya di Novo-Ogaryovo di luar Moskow. Hari Natal Ortodoks dirayakan oleh banyak umat Kristen Ortodoks pada 6-7 Januari.
Tentara Rusia di Ukraina Kini Dipersenjatai Tank Baru Canggih, Diklaim Tahan Serangan Drone dan Rudal
Pada Sabtu, Kiev mengatakan serangan rudal Rusia menewaskan 11 orang dan melukai 10 orang lainnya di dan sekitar kota Pokrovsk di Ukraina Timur. Sementara seorang pejabat yang dilantik Rusia menuduh Kiev menembaki bagian wilayah Donetsk yang sekarang berada di bawah kendali Moskow.
Dalam sambutan terpisah yang dikeluarkan di situs web Kremlin, Putin meminta masyarakat Rusia untuk mengikuti nilai-nilai kebaikan, belas kasihan, dan keadilan. Dia juga menyerukan Gereja Ortodoks Rusia untuk membantu memperkuat institusi keluarga dan patriotisme di kalangan masyarakat negeri beruang merah itu.
Militer Inggris Disebut Ragukan Kemampuan Ukraina Lawan Rusia 2024
Gereja Ortodoks sudah menjadi salah satu sekutu kuat Putin dalam mempromosikan visinya tentang “Dunia Rusia” berdasarkan nilai-nilai konservatif tradisional. Visi ini berbeda dengan model negara-negara Barat yang dinilai Putin telah mengalami dekadensi moral.
Rusia tahun lalu juga melarang gerakan sosial LGBT internasional dan menyebut para organisasi pengusungnya sebagai penganjur ekstremisme.
Editor: Ahmad Islamy Jamil