Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Telepon Presiden Prabowo, Ucapkan Terima Kasih Ekspor Pupuk ke Australia
Advertisement . Scroll to see content

PM Scott Morrison Sebut Karhutla Australia Bukan karena Pemanasan Global

Kamis, 21 November 2019 - 13:01:00 WIB
PM Scott Morrison Sebut Karhutla Australia Bukan karena Pemanasan Global
Scott Morrison ( depan, dari kiri) mengunjungi warga yang mengungsi akibat kebakaran di pusat penampungan Taree (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan, cuaca panas yang tidak sesuai dengan waktunya, serta angin kencang, telah memicu kebakaran dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Para ilmuwan yakin bahwa anomali tersebut dipicu oleh kenaikan suhu global.

Pada Kamis, kebakaran melalap hutan dan lahan hampir wilayah Australia. Warga Victoria diperingatkan untuk meninggalkan wilayah berisiko tinggi. Pejabat New South Wales melaporkan lebih dari 600 rumah hancur dalam beberapa pekan terakhir.

Kebakaran terparah terjadi di sepanjang pantai timur dan telah merenggut enam nyawa sejak pertengahan Oktober.

Kebakaran kini pindah ke negara bagian di selatan dengan apa yang disebut 'Kode Merah'. Risiko kebakaran tertinggi di Victoria.

Bahaya kebakaran juga meningkat le level 'parah' di Pulau Tasmania, sebelah tenggara Australia. Pemerintah sudah mengeluarkan larangan bagi warga untuk menyalakan api di lahan terbuka.

Sementara itu untuk kedua kalinya dalam 3 hari, kabut asap menyelimuti Sydney, kota terbesar di Australia berpenduduk 5 juta jiwa, membuat kualitas udara merosot ke tingkat bahaya.

Australia Selatan, ibu kota negara bagian Adelaide juga diselimuti kabut asap. Warga diperintahkan untuk tinggal di rumah karena alasan kesehatan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut