Polisi Diserang saat Bubarkan Keributan di Pesta Corona, 39 Orang Ditahan

Arif Budiwinarto ยท Senin, 20 Juli 2020 - 03:05:00 WIB
Polisi Diserang saat Bubarkan Keributan di Pesta Corona, 39 Orang Ditahan
Dua anggota polisi di kota Frankfurt tengah berpatroli (foto: DGNews)

FRANKFURT, iNews.id - Sebanyak 39 orang ditahan setelah melakukan penyerangan kepada polisi menggunakan botol di sebuah pesta terbuka di Frankfurt, Jerman, Minggu (19/7/2020) dini hari waktu setempat.

Insiden diawali keributan yang melibatkan sekitar 30 orang dalam sebuah pesta yang digelar di Alun-Alun Frankfurt. Polisi yang datang ke lokasi untuk meredakan keributan justru dihadiahi lemparan botol kaca, lima anggota mengalami luka dalam kejadian itu.

"Apa yang saya temukan sangat menjijikan, mereka bersorak dan bertepuk tangan ketika botol-botol menghantam rekan-rekan saya," kata Kepala Polisi Frankfurt, Gerhard Bereswill, dikutip dari AFP, Senin (20/7/2020).

"Kami melakukan penangkapan pada 39 orang, termasuk satu orang perempuan," lanjutnya.

Alun-alun dipilih ribuan pemuda di Kota Frankfurt untuk berkumpul dan menghabiskan malam sambil minum-minuman beralkohol menyusul penutupan kafe, pub, dan kelab malam sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

Media lokal menyebut alun-alun Frankfurt sebagai tempat ideal bagi penggila kehidupan malam menggelar "pesta corona". Sebab, mereka sama sekali tidak mempedulikan imbauan pemerintah untuk jaga jarak dan memakai masker.

Insiden tersebut mengingatkan pada kerusuhan yang terjad di Stuttgart bulan lalu. Ratusan pengunjuk rasa aksi Black Lives Matter (BLM) terlibat bentrokan dengan polisi di malam hari. Para demonstran bukan cuma mengincar properti milik polisi, mereka juga melampiaskan kemarahan dengan merusak sejumlah fasilitas umum dan toko-toko.

Sejak kerusuhan tersebut, aksi perlawanan warga sipil kepada aparat terus meningkat, termasuk salah satunya pada insiden 'pesta corona' di Frankfurt. Melihat kecenderungan tersebut, Wali Kota Frankfurt, Peter Feldmann, akan berkoordinasi dengan otoritas keamanan untuk mencari solusi membubarkan kerumunan orang di alun-alun.

"Saya mengutuk perilaku para perusuh yang tidak dapat diterima dan menyerukan lebih banyak polisi hadir di lokasi "pesta corona"," tulis Peter di akun Twitter-nya.

Jerman telah melakukan pelonggaran aturan lockdown sejak Juni lalu, faktanya langkah tersebut justru menambah jumlah kasus baru di negara itu. Berdasarkan data per hari Minggu (19/7/2020), terdapat lebih dari 203.000 kasus infeksi serta 9.126 angka kematian di Jerman.

Editor : Arif Budiwinarto