Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker
Advertisement . Scroll to see content

Politikus Muslim Anas Sarwar Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Buruh Skotlandia

Minggu, 28 Februari 2021 - 07:46:00 WIB
Politikus Muslim Anas Sarwar Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Buruh Skotlandia
Ketua Umum Partai Buruh Skotlandia, Anas Sarwar. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga mengakui pentingnya pemilihannya sebagai pemimpin dari etnik minoritas pertama di sebuah partai politik besar Inggris. Dia pun menyatkan, perjuangan untuk menegakkan kesetaraan hak di negara itu masih jauh dari kata selesai.

“Dan saya akan bekerja dengan semua komunitas kita yang beragam di Skotlandia untuk membangun kembali negara yang kia cintai,” tutur Sarwar.

Pemimpin Partai Buruh Inggris, Keir Starmer, mengucapkan selamat kepada Sarwar dalam sebuah pernyataan. Dia pun memuji komitmen Sarwar yang akan berfokus pada upaya-upaya yang dapat mempersatukan negara.

Sementara Menteri Kehakiman Skotlandia, Humza Yousaf, juga menyampaikan ucapan selamatnya kepada Sarwar di Twitter. Politikus Partai Nasional Skotlandia (SNP) itu pun memuji pencapaian yang diraih “lawan” politiknya itu.

“Saya akan berpolitik lain hari. Tetapi hari ini, dapatkah saya mengucapkan selamat kepada @AnasSarwar karena telah menjadi pemimpin @scottishlabour? Anggaplah ini membuatnya menjadi Muslim & orang kulit berwarna pertama yang memimpin sebuah partai politik di Inggris, pencapaian luar biasa & bersejarah yang saya banggakan untuknya. Bagus sekali, Anas,” tulis Yousaf.

Partai Buruh menghadapi perjuangan berat di Skotlandia—yang pernah dipandang sebagai jantung hati gerakan politik kiri-tengah. Baik Partai Buruh Skotlandia maupun Partai Buruh Inggris, selalu kalah dalam setiap pemilu sejak 2007 dari Partai Nasional. 

Partai tersebut juga tergelincir menjadi partai terbesar ketiga di Skotlandia, di belakang SNP dan Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut