Potensi Kematian Pasien Covid-19 Penderita Kanker Dua Kali Lebih Besar
Namun studi juga mengungkap, penderita kanker yang menjalani kemoterapi atau terapi antikanker lainnya dalam waktu 4 pekan setelah diagnosis Covid-19 tidak meningkatkan risiko kematian.
"Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa pasien (Covid-19) dengan kanker dan beberapa penyakit bawaan bisa dan harus melanjutkan pengobatan yang sesuai," kata Choueiri.
Sesuai penelitian sebelumnya, tim juga menemukan bahwa usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, adanya dua atau lebih kondisi yang mendasarinya, serta merokok, juga bekontribusi meningkatkan risiko kematian.
Sementara itu Bill Cance, kepala petugas medis dan ilmiah American Cancer Society, lembaga yang membiaya studi, mengatakan, makalah ini menunjukkan rentannya pasien kanker yang terinfeksi virus corona.
Dia menambahkan, penggunaan kombinasi obat hidroksiklorokuin dan azithromycin dapat menyebabkan risiko kematian tiga kali lipat lebih besar lagi pada pasien.
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghentikan uji coba penggunaan hidroksiklorokuin kepada pasien Covid-19 karena menimbulkan efek samping pada denyut jantung dan meningkatkan risiko kematian.
Editor: Anton Suhartono