Pria Psikopat Dalang Pembunuhan Massal Era 60-an di AS Meninggal
Empat orang lainnya ditusuk secara brutal di rumah Sharon. Lalu pada keesokan harinya, pasangan kaya di Los Angeles tewas dibunuh oleh keluarga Manson.
Di sisi lain, Manson percaya bahwa nantinya akan terjadi perang ras di Amerika. Setelah itu terjadi, dia yakin bisa muncul sebagai pemimpin tatanan baru sosial dan menyebut dirinya dengan julukan 'Helter Skelter'.
Jaksa menilai, motif Manson melakukan pembunuhan bernuansa ras ini untuk menghidupkan perang antarkulit hitam dan putih. Orang kulit hitam Amerika nantinya akan dipersalahkan atas pembunuhan tersebut, dengan demikian ketegangan rasial pun akan meningkat.
Pria kelahiran 12 November 1934 ini juga berusaha meyakinkan pengikutnya bahwa dia adalah reinkarnasi dari Yesus Kristus. Dia mengaku bisa menyembuhkan penyakit menggunakan kombinasi obat-obatan terlarang. Dari obat itu pula dia bisa membuat para prempuan muda di bawah kendalinya.
Manson dijatuhi hukuman mati pada 1971. Namun saat itu hukuman mati dilarang di California, sehingga Manson hanya dipenjara.
Editor: Anton Suhartono