Putin: AL Rusia Akan Dilengkapi Misil Jelajah Hipersonik dan Drone Bawah Air

Arif Budiwinarto ยท Senin, 27 Juli 2020 - 02:17 WIB
Putin: AL Rusia Akan Dilengkapi Misil Jelajah Hipersonik dan Drone Bawah Air

Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: CBS)

MOSKOW, iNews.id - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan pada Minggu (26/7/2020) bahwa Angkatan Laut Rusia akan dipersenjatai misil jelajah hipersonik dan drone nuklir bawah laut. Senjata-senjata mutakhir tersebut dalam tahap akhir pengujian.

Dalam beberapa kesempatan, Putin sering mengatakan Rusia tengah mengembangkan generasi baru senjata nuklir yang diklaim dapat menjangkau negara manapun di dunia. Padahal, Putin pernah berujar Moskow tidak ingin terlibat dalam perlombaan senjata.

Dilansir dari Reuters, Senin (27/7/2020) dini hari WIB, Rusia dilaporkan tengah mengembangkan senjata canggih baru yang belum pernah ada sebelumnya yakni drone bawah laut Poseidon dan rudal jelajah hipersonik Tsirkon.

Poseidon dirancang untuk dibawa oleh kapal salam, fungsinya untuk melakukan pengintaian, serta serangan di bawah permukaan air. Sedangkan Tsirkon akan ditempatkan di kapal-kapal atas permukaan air.

Rusia mengklaim misil jelajah Tsirkon menggabungkan kecepatan, kemampuan manuver, serta mampu melaju lima kali lebih cepat dari kecepatan suara membuat misil itu sulit dilacak dan dicegat. Namun, Moskow belum bisa merinci kapan senjata hipersonik tersebut mulai disiagakan.

Selain dua senjata mematikan tersebut, Rusia juga akan menambah 40 unit kapal selam tahun ini untuk menambah armada pertahanan laut.

"Luasnya penggunaan teknologi digital yang tidak ada bandingannya di dunia, termasuk sistem serangan hipersonik dan drone bawah air, akan memberi keunggulan unik bagi armada perang dan peningkatan kemampuan tempur," kata Putin.

Dalam pernyataan terpisah yang dirilis kantor berita Rusia, Kementerian Pertahanan mengatakan pengujian Belgorod--kapal selam pertama yang akan membawa drone Poseidon--sedang berlangsung dan pengujian senjata hampir selesai.

"Uji coba telah berjalan sukses untuk menciptakan sistem persenjataan modern bagi angkatan laut," demikian pernyataan Kemhan Rusia.

Editor : Arif Budiwinarto