Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu
Namun, langkah Segalovitz juga menuai kritik. Sejumlah kelompok sayap kanan menilai keputusannya bergabung dengan partai Islam sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Israel. Sebagian kalangan di Joint List juga menganggap kemitraan tersebut lebih sebagai strategi pencitraan daripada upaya menyelesaikan persoalan masyarakat Arab.
Meski demikian, Segalovitz menegaskan perbedaan pandangan antara dirinya dan Abbas tidak menghalangi kerja sama. Keduanya, misalnya, memiliki perbedaan dalam isu wajib militer dan hak-hak LGBT.
Bagi Segalovitz, tujuan lebih besar dari kemitraan itu adalah membuka ruang bagi warga Yahudi dan Arab untuk bekerja sama dalam politik serta pemerintahan Israel.
Dia berharap langkah tersebut tidak berhenti sebagai eksperimen politik menjelang pemilu, melainkan menjadi awal perubahan hubungan antarkelompok masyarakat di Israel.
Editor: Anton Suhartono