Ribuan Kasus Baru Covid-19 Terus Muncul di AS, Trump: Saya Benar-Benar Sangat Marah pada China!
"Bergaul dengan China akan menjadi hal yang baik. Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi. Saya pikir mereka ingin bergaul dengan kami," kata Trump dikutip dari AFP.
"Saya kira saya melihat kesepakatan perdagangan sedikit berbeda dari yang saya lakukan tiga bulan lalu."
"Bagaimana (Covid-19) bisa keluar, ke Eropa, ke dunia, ke Amerika Serikat. Mereka bisa menghentikannya dengan dingin di China tapi tidak dengan di dunia," lanjutnya.
Pandemi Covid-19 sejak Januari lalu membuat hubungan AS dan China semakin memanas. Trump telah mengancam akan memberikan sanksi kepada China dan mencabut status perdagangan khusus AS dengan Hong Kong karena masalah ini.
China merupakan epicentrum pertama Covid-19 pada medio Desember 2019. Virus yang muncul di pasar hewan Wuhan kemudian menginfeksi lebih dari 300.000 penduduk di seluruh China dengan tingkat kematian tembus angka 2.000.
Negeri Tirai Bambu kini menghadapi ancaman gelombang kedua Covid-19 setelah muncul 650 kasus baru di Beijing. Ini merupakan angka infeksi tertinggi setelah China tanpa kasus baru selama lebih dari 50 hari.
Editor: Arif Budiwinarto