Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditengahi Trump, Armenia dan Azerbaijan Berdamai Setelah Perang Puluhan Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Rudal Azerbaijan Hancurkan Gereja Bersejarah, Warga Armenia: Biar Tuhan yang Balas!

Jumat, 09 Oktober 2020 - 06:27:00 WIB
Rudal Azerbaijan Hancurkan Gereja Bersejarah, Warga Armenia: Biar Tuhan yang Balas!
Ketedral Ghazanchetsots di kota Shusha, Nagorno-Karabakh, jadi target serangan rudal tentara Azerbaijan, Kamis (9/10/2020). (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Tidak ada militer, tidak ada yang strategis di sini, bagaimana Anda bisa menargetkan gereja?," kata Simeon.

"Itu adalah katedral yang sangat penting bagi orang Armenia. Tuhan akan menjadi hakimnya," lanjutnya.

Katedral Ghazanchetsots yang dibangun antara tahun 1868 dan 1887 merupakan bangunan ikonik penting bagi orang-orang Armenia. Katedral itu adalah rumah bagi Keuskupan Karabakh.

Selama perang Armenia-Azerbaijan pada tahun 1990-an, katedral itu pernah mengalami kerusakan dan tempat menyimpan rudal Grad oleh pasukan Azerbaijan.

Sedangkan Susha adalah wilayah pertahanan strategis yang menghadap langsung ke ibu kota Nagorno-Karabakh, Stepanakert. Tentara Azerbaijan pada perang di musim dingin 1992 mengirimkan serangan ke Stepanakert dari Shusa yang menewaskan ribuan orang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut