Rusia Peringatkan Turki Setelah Presiden Erdogan Ancam Menyerang Idlib Suriah

Anton Suhartono ยท Rabu, 19 Februari 2020 - 19:51 WIB
Rusia Peringatkan Turki Setelah Presiden Erdogan Ancam Menyerang Idlib Suriah

Dmitry Peskov (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia memperingatkan Turki agar tidak menyerang pasukan Suriah setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengancam akan melancarkan operasi militer di wilayah Idlib, Suriah.

Idlib merupakan provinsi tempat pertahanan terakhir pemberontak berpaham sunni yang kini diperangi Suriah dengan bantuan Rusia dan Iran.

"Jika kita berbicara tentang operasi terhadap otoritas sah dan angkatan bersenjata Republik Suriah, ini tentu saja akan menjadi skenario terburuk," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dikutip dari AFP, Rabu (19/2/2020).

Dia menambahkan Rusia tidak keberatan jika Turki melawan kelompok-kelompok teroris di Idlib sesuai perjanjian yang mereka sepakati.

"Komunikasi dengan Turki terus berlanjut," tuturnya.

Sebelumnya Erdogan mengancam akan melancarkan operasi militer di Idlib pada akhir Februari 2020 jika Suriah tak mau menarik pasukan.

"Operasi di Idlib sudah dekat," kata Erdogan, kepada anggota parlemen di Ankara.

Pasukan Suriah melancarkan serangan brutal di Idlib memicu kekhawatiran akan bencana kemanusiaan. Beberapa laporan resmi menyebutkan operasi pasukan Suriah menggunakan senjata kimia yang dibantah pemerintahan Bashar Al Assad.

Pada 2018, Rusia dan Turki sepakat menegakkan zona demiliterisasi di Idlib di mana para pemberontak "radikal" diminta untuk mundur.

Editor : Anton Suhartono