Sadis! Junta Militer Myanmar Disebut Gunakan Pandemi Covid untuk Habisi Lawan Politik

Ahmad Islamy Jamil ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 15:39:00 WIB
Sadis! Junta Militer Myanmar Disebut Gunakan Pandemi Covid untuk Habisi Lawan Politik
Dalam sepekan terakhir, angka kematian per kapita akibat Covid di Myanmar melampaui Indonesia dan Malaysia. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id – Para aktivis menuduh militer Myanmar menggunakan pandemi Covid untuk mengonsolidasikan kekuasaan dan menghabisi lawan-lawan politik atau kelompok oposisi. Penguasa junta di negeri itu pun dikatakan pilih kasih dalam memberikan pelayanan atau perawatan kepada pasien virus corona.

Dalam sepekan terakhir, angka kematian per kapita akibat Covid di Myanmar melampaui Indonesia dan Malaysia. Hal itu menjadikannya sebagai yang terburuk di Asia Tenggara. Sistem perawatan kesehatan yang lumpuh di negara itu dengan cepat menjadi kewalahan dengan terus bertambahnya pasien Covid baru.

Pasokan oksigen medis hampir habis. Sementara, pemerintah membatasi penjualan barang itu di banyak tempat, dengan dalih mencegah penimbunan. Akan tetapi, langkah semacam itu justru semakin menimbulkan kecurigaan bahwa stok oksigen sengaja diarahkan bagi para pendukung junta dan berbagai rumah sakit yang dikelola militer.

Pada saat yang sama, para pekerja medis di Myanmar juga menjadi sasaran penindasan setelah mereka memelopori gerakan protes sipil dan menyerukan para profesional dan pegawai negeri agar tidak bekerja sama dengan pemerintah junta militer.

“Mereka (junta) telah berhenti membagikan alat pelindung diri (APD) dan masker. Mereka tidak akan membiarkan warga sipil yang mereka curigai mendukung gerakan demokrasi dirawat di rumah sakit,” kata mantan pakar HAM Myanmar untuk PBB, Yanghee Lee, dikutip Associated Press, Jumat (30/7/2021).

“Mereka juga menangkapi para dokter yang mendukung gerakan protes sipil,” ungkapnya.

Wakil Menteri Informasi Myanmar, Zaw Min Tun, enggan menanggapi pertanyaan wartawan tentang tuduhan yang dilontarkan aktivis HAM itu. 

Surat kabar Global New Light of Myanmar yang dikelola pemerintah, dalam beberapa artikelnya yang terbit pada minggu ini mempropagandakan upaya junta dalam mengatasi pandemi Covid. Di antara upaya tersebut termasuk dorongan pemerintah untuk melanjutkan vaksinasi dan meningkatkan pasokan oksigen bagi masyarakat Myanmar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2 3