Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Advertisement . Scroll to see content

Sanksi Amerika Cs Tak Mempan, Industri Pertahanan Rusia Justru Makin Subur

Selasa, 02 Desember 2025 - 10:32:00 WIB
Sanksi Amerika Cs Tak Mempan, Industri Pertahanan Rusia Justru Makin Subur
Upaya negara Barat menjatuhkan sanksi dan membatasi akses teknologi Rusia gagal menahan laju industri senjata negara itu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Permintaan Domestik Meledak, Pesanan Negara Lain Tetap Mengalir

Meski akses pasar internasional dibatasi, permintaan militer domestik Rusia meningkat tajam. Kremlin memperluas anggaran pertahanannya untuk menopang operasi di Ukraina, termasuk produksi amunisi artileri skala besar, tank dan kendaraan tempur, kapal perang, dan sistem pertahanan udara.

Rostec, misalnya, meningkatkan produksi rudal, drone, dan sistem elektronik tempur secara masif sepanjang 2024.

Selain itu, Rusia masih memiliki pasar setia di sejumlah negara Asia, Afrika, dan Timur Tengah yang tidak bergabung dalam sanksi Barat, sehingga penjualan ekspor tetap berjalan di level signifikan.

Secara global, pendapatan industri persenjataan dunia naik menjadi 679 miliar dolar AS pada 2024 atau lebih dari Rp11.700 triliun. Perusahaan AS dan Eropa mendominasi naiknya angka tersebut, namun Rusia menjadi pengecualian yang paling mencolok karena lonjakannya terjadi bukan karena aliansi, melainkan tekanan.

Di tengah upaya melemahkan kemampuan militernya, Rusia menunjukkan bahwa sanksi tidak menghambat, bahkan mungkin memperkuat, kapasitas produksi senjatanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut